Usus Buntu

Usus Buntu – Apendix disebut juga dengan umbai usus buntu. Wujudnya berupa pipa kecil yang panjangnya kira-kira 4 inci (10 cm), terletak di ujung usus buntu atau di bagia pertama dari usus besa. Pipa kecil ini mungkin mengalami peradangan karena kotoran yang mengras atau terjadi pembentukan batu di dalamnya. Peradangan usus buntu ini terjadi juga karena penumupukan kotoran-kotoran atau sisa-sisa makanan di dalam usus besar. Fungsi usus buntu hampir sama dnegan fungsit tonsil yakni menstimulasi mekanisme pertahanan tubuh terhadap serangan berbagai kuman.

Usus Buntu

Usus Buntu

Penyakit Usus Buntu

Usus buntu menyebabkan rasa yang sangat nyeri di perut, biasanya di sebelah kanan. Jika peradangan semakin berat, umbai usus buntu itu dapat pecah dan menyebabkan isi usus menyebar ke seluruh perut bagian bawah. Kejadian ini disebut dengan radang selaput perut. Biasanya jalan terakhir untuk menangani usus buntu adalah dengan mengoperasinya.

Usus buntu merupakan suatu kantung yang terhubung pada usus penyerapan serta bagian kolon yang naik dari usus besar. Pada awalnya organ ini dianggap sebagai organ yang tidak memiliki fungsi, tetapi saat ini diketahui bahwa fungsi usus buntu adalah sebagai organ imunologik dan secara aktif berperan dalam sekresi immunoglobulin (suatu kekebalan tubuh) yang memiliki kelenjar limfoid.

Usus buntu sering terjadi pada mereka yang memiliki pola makan yang tidak sehat dan teratur. Mereka yang berisiko terkena usus buntu berkisar usia 8-25 tahun. Usus buntu terjadi ketika usus kecil yang berbentuk jari melekat pada usus besar di sebelah kanan rongga perut bagian bawah.

Usus buntu memang menyebabkan rasa sakit yang luar biasa. Umumnya mereka yang mengalami usus buntu memutuskan untuk melakukan operasi pembedahan pengangkatan usus buntu. Namun bagi mereka yang memiliki risiko dari usus buntu dapat mengetahui gejala dari usus buntu itu sendiri agar dapat menentukan pengobatan yang baik untuk mengatasi usus buntu.

Gejala Usus Buntu

Berikut gejala yang lazim terjadi pada usus buntu, diantaranya adalah :

  1. Timbul rasa nyeri di bagian perut
    Rasa nyeri ini sering dirasakan di bagian perut kanan bawah. Ketikan perut merasakan nyeri, membuat seorang penderita tidak mampun untuk melakukan aktivitas apalagi untuk berjalan. Nyeri yang dirasakan di perut dapat berlangsung hingga berjam-jam. Kadang juga bisa menimbulkan penyakit diare dan juga akan terasa sakit saat ada tekanan seperti batuk.
  1. Rasa mual ingin muntah hingga kehilangan selera makan
    Mereka yang menderita usus buntu umumnya hampir sama dengan sakit maag atau sakit lambung pada umumnya. Perut terasa mual ingin muntah hingga menghilangkan nafsu makan. Rasa mual ini terkadang disertai rasa sakit pada perut hingga menarik rongga perut.
  1. Beberapa diantaranya mengalami kesulitan bernapas atau sesak nafas
    Ketika bernapas dan melepaskan tekanan udara dari perut. Perut terasa sakit seperti tertahan. Bahkan dengan cara paksa harus dilakukan yakni dengan membuang gas (kentut) untuk melepaskan tekanan di dalam perut.

Pemeriksaan Usus Buntu

Pemeriksaan yang dilakukan pada penyakit usus buntu adalah memeriksakan kondisi fisik. Pada penyakit usus buntu yang akut, berdasarkan dari pengamatan yang terlihat maka akan nampak suatu pembengkakan pada bagian rongga perut dimana pada dinding perut yang akan terlihat lebih mengencang atau mengalami distensi. Pada perabaan atau palpasi dan dibagian daerah perut kanan sebelah bawah yang biasanya jika ditekan maka akan terasa nyeri dan juga saat dilepas maka akan terasa nyeri juga. Dan hal ini adalah salah satu kunci dari diagnosis penyakit usus buntu yang akut.

Dengan menggunakan tindakan pada tungkai kanan dan juga paha yang ditekuk lebih kuat bagian tungkai kemudian akan diangkat dengan lebih tinggi, maka hal ini akan membuat nyeri pada perut akan terasa semakin sakit. Kecurigaan dari adanya suatu peradangan pada usus buntu akan menjadi semakin parah jika dilakukan pemeriksaan dubur atau juga pemeriksaan vagina yang bisa menimbulkan rasa sakit. Suhu pada dubur atau rectal yang terjadi lebih tinggi dibandingkan pada suhu ketiak atau axilla, biasanya lebih menunjang lagi dari adanya radang usus buntu.

Sedangkan pemeriksaan laboratorium yang dilakukan adalah pemeriksaan darah yang akand ditemukan suatu kenaikan pada sel darah ptih ataua leukosit sampai mencapai 10.000-18.000/mm3. Jika memang terjadi suatu peningkatan yang lebih dari angka tersebut, maka kemungkinan usus buntu sudah mengalami perforasi atau sudah pecah.

Selain itu, pemeriksaan selanjutnya adalah dengan melakukan pemeriksaan radiologi. Pemeriksaan radiologi ini dilakukan pada oto polos perut dengan cara menampakkan adanya suatu fekalit. Namun pemeriksaan seperti ini biasanya akan lebih jarang membantu untuk bisa menegakkan diagnosis dari penyakit usus buntnu. Melakukan pemeriksaan ultrasonografi atau USG biasanya cukup bisa membantu dalam menegakkan diagnosis penyakit usus buntu yang dilakukan paling utama adalah untuk wanita hamil dan juga pada anak-anak. Tingkat dari kekakuratan yang biasanya terjadi paling tinggi adalah dengan melakukan suatu pemeriksaan CT scan. Dengan melakukan pemeriksaan Ct scan maka akan nampak lebih jelas gambaran dari usus butnu.

Jika diagnosis sudah ditegakkan, maka pelaksanaan yang paling standar dilakukan pada penyakit usus buntu adalah dengan melakukan operasi. Dalam kondisi yang dini jika sudah bisa langsung terdiagnosis maka kemungkinan untuk memberikan obat antibiotika bisa saja diberikan, namun demikian tingkat dari kekambuhan yang terjadi bisa mencapai sekitar 35%.

Usus Buntu

Posted in Usus Buntu | Tagged , , , , , , , , | Comments Off on Usus Buntu

Radang Usus Buntu

Radang Usus Buntu – Usus buntu merupakan salah satu organ tubuh yang berbentuk tabung dan berukuran kecil dan tipis berukuran 5-10 cm yang langsung  terhubungan di usus besar. Banyak yang belum mengetahui mengapa manusia memiliki usus buntu dan jika di lakukan pengangkatan juga tidak akan mempengaruhi kesehatan kita. Akan tetapi jika usus buntu mengalami peradangan dan pembengkakan, maka penyakit usus buntu tersebut akan menyebabkan beberap komplikasi yang serius.

Radang usus buntu adalah penyakit yang paling sering dan paling umum ditemukan pada orang-orang yang masih berusia sekitar 10-20 tahun. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan jika penyakit radang usus buntu akan menyerang siapa saja.

Jika anda sering mengalami sakit perut bagian kanan yang perlahan-lahan semakin parah, maka langkah terbaik adalah segera melakukan pemeriksaan. Karena jika dibiarkan begitu saja usus buntu akan mengalami peradangan dan pembengkakan. Dan jika hal tersebut sudah terjadi akan mengakibatkan sakit yang teramat parah.

Penyebab Radang Usus Buntu

Penyebab dari penyakit radang usus buntu adalah terjadinya penyumbatan pada lapisan usus buntu yang dapat mengakibatkan infeksi. Dan akibat dari infeksi tersebutlah bakteri akan berkembangbiak dengan cepat. Sehingga pada akhirnya hal itu akan menyebabkan usus buntuk menjadi meradang dan dipenuhi dnegan nanah.

Dengan usus buntu yang tersumbat biasanya di akibatkan oleh tinja, tinja adalah salah satu benda asing yang terdapat di dalam tubuh, dengan pembesaran folikel limfoid, cacing atau lebih parahnya lagi kanker yang terdapat di dalam usus buntu. Dan jika usus buntu sudah pecah atau bocor  keadaan tinja atau benda asing tersebut dapat mengisi perut dan terjadilah abses, dan keadaan inilah yang harus segera di lakukan penangan medis.

Abses merupakan kantong  yang berisi kumpulan nanah yang akan sangat menyakitkan. Komplikasi ini biasanya akan mucul sebagai usaha alami tubuh yang berguna untuk mengatasi infeksi yang di akibatkan oleh usus buntu yang sudah pecah. Penangan yang tepat adalah denga melakukan penyedotan nanah dari abses atau tidak menutup kemungkinan dengan menggunakan antibiotik. Biasanya jika ditemukan dalam operasi, abses dan bagian di sekitar abses akan di bersihkan dengan hati-hati dan diberi antibiotik.

Gejala Radang Usus Buntu

Gejala yang akan di timbulkan pada penyakit radang usus ini diantaranya yaitu pada perut bagian sisi kanan bawah perut akan terasa sangat sakit, mual, sembelit, kehilangan nafsu makan, diare dan ketidamampuan untuk buang angin, demam yang disertai dnegan wajah memerah, lebih baik jika sudah buang air besar, pembengkakan perut dan merasa tidak nyaman.

Rasa sakit yang ditimbulkan pada radang usus buntu datang dengan kram, serta akan menjadi lebih berat dengan berjalannya waktu. Kemudian radang usus buntu terkadang akan tidak mempengaruhi kebiasaan buang air besar, namun  akan lebih mempengaruhi kebiasaan buang air kecil.

Pencegahan Radang Usus Buntu

Radang usus buntu atau apendiditis dalam dunia medis ini merupakan jenis penyakit yang tidak dapat dicegah. Akan tetapi radang usus buntu bisa dibantu dengan orang yang memiliki radang usus buntu rajin mengkonsumsi serat yang cukup sehingga hal tersebut akan sangat membantu mengurangi penyumbatan pada usus buntu. Maka dari itu, sangatlah penting untuk kita selalu menyediakan sayuran dan makanan-makanan serta buah-buahan yang segar untuk di konsumsi agar kita mendapatkan serat yang cukup dari jenis makanan tersebut.

Dengan melakukan tindakan pencegahan, sebenarnya mampu untuk lebih menekan untuk lebih berhati-hati, dan jika anda sudah mengalami sebagian gejala radang usus buntu seperti yang disebutkan di atas maka segeralah mengunjungi dokter untuk memeriksakan kesehatan medis anda. dan untuk mendapatkan perawatan yang baik dan efektif sesegera mungkin, dan jika tidak maka kondisi seperti ini akan menjadi situasi yang gawat.

Perawatan dan Pengobatan Radang Usus Buntu

Seseorang yang sedang menderita radang usus buntu atau apendisitis, biasanya di haruskan segera di hapus, dan biasanya penghapusan ini di lakukan dengan jalan operasi yang lebih di kenal dengan istilah ependisektomi. Tindakan operasi ini adalah jalan medis yang paling banyak di lakukan pada banyaknya kasus radang usus buntu. Akan tetapi biasanya pada kasus kecil dapat di lakukan dengan pengobatan dengan cara memberi obat antibiotik dan makanan cair

Cara yang digunakan untuk penghapusan usus buntu tidak akan menyebabkan penyakit atau masalah lain pada tubuh, karena pada dasarnya usus buntu tidak mempunyai fungsi yang sangat vital bagi organ tubuh.

Itulah sekilah tentang radang usus buntu yang meliputi penyebab radang usus buntu,  gejala-gejalanya dan juga perawatan dan pengobatan radang usus buntu yang akan sangat membantu anda untuk mengatasi masalah usus buntu jika salah satu kerabat atau jika kebetulan anda yang mengalami dapat segera di atasi dan di beri pengobatan yang tepat

Posted in Usus Buntu | Tagged , | Leave a comment

Pengobatan Usus Buntu

Pengobatan Usus Buntu  –  Penyakit usus buntu memiliki nama lain yaitu apendisitis dapat terjadi pada saat usus buntu meradang, pecah dan juga mengalami infeksi. Peradangan tersebut terjadi akibat dari kotoran yang menumpuk serta mengeras di dalam usus, dan pada akhirnya membuat usus menjadi terluka. Hal itu dikarenakan isi dari usus tersebut tersisa sisa makanan atau juga kotoran sehingga usus yang terluka tadi mudah terkena bakteri dari sisa-sisa makanan dan tentunya dapat mengakibatkan infeksi dan peradangan di dalam usus.

Pengobatan Usus Buntu

Pengobatan Usus Buntu

Penyakit usus buntu pada umumnya penyakit yang menyerang daerah apendix, apabila dibiarkan maka hal ini dapat mengakibatkan apendix ini sangat rentan pecah. Nah oleh karena itu, apabila seseorang yang sudah divonis penyakit usus buntu, maka doketr akan segera menyarankan untuk diperasi secepatnya.

Namun penyakit usus buntu mulanya ditandai dengan gejala-gejala penyakit usus buntu, untuk itu sebaiknya anda mengetahui tentang apa saja gejala mulanya penyakit usus buntu tersebut. Berikut adalah gejala-gejala usus buntuk yang umumnya terjadi.

Gejala-gejala Usus Buntu

  1. Nyeri pada bagian perut dan lama kelamaan kondisinya akan semakin memburuk.
  2. Nyeri pada bagian ulu hati kemudian akan menjalar serta menetap diperut bagian kanan bawah.
  3. Saat batuk, saat berjalan, dan pada saat bergerak bersin serta bernapas perut akan terasa sakit.
  4. Terjadinya pembengkakan pada perut.
  5. Dinding perut juga akan terasa sakit apabila ditekan dalam kondisi kaki dilipat.
  6. Nafsu makan anda akan berkurang, terjadinya sembelit dan muntah-muntah.
  7. Demam, susah buang air kecil dan buang air besar
  8. Terjadinya diare
  9. Apabila anda atau juga kerabat anda mengalami seperti gejala-gejala diatas, ada baiknya jika segera melakukan pemeriksaan ke dokter untuk dapat penanganan yang lebih tepat. Hal tersebut untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Pengobatan Usus Buntu

Kulit Manggis Sebagai Obat Usus Buntu

Sudah banyak penelitian pada kulit manggis yang diantaranya yaitu dengan mengatakan bahwa senyawa zat xanthone pada kulit manggis tersebut mempunyai sifat antimokroba terhadap MRSA (methicilin resistant staphylococcus aureus) adalah bakteri yang sudah kebal terhadap antibiotik yang kemungkinan dapat menyebabkan infeksi parah. Bakteri ini tentunya sangat mengerikan karena dalam waktu singkat akan memakan sel-sel tubuh manusia, dan bakteri tersebut dapat menyebabkan cacat fisik dan juga kematian pada penderitanya. Anda dapat membeli obat yang mengandung ekstra kulit manggis.

Buah Delima

Pengobatan Usus Buntu

Pengobatan Usus Buntu

Buah delima dapat anda gunakan sebagai pengobatan usus buntu yang ampuh obat usus buntu. Berikut bahan dan pembuatannya.

  • Siapkan 15 gram kulit delima kering
  • 30 gram daun jambu segar
  • Dan 500 cc air putih
    Cara Pemakaian :
  • Campurkan 15 gram kulit delima kering ditambah dengan 30 gram daun jambu segar dengan 500 cc air putih.

Ajeran

  • Bahan-bahan Obat Usus buntu
  • 5 gram herbal ajeran dan 120 ml air
    Cara Pembuatan
  • Semua bahan dibuah menjadi infus atau pil
  • Kemudian diminum 2 kali sehari pada pagi dan sore hari, setiap kali minum ukuran 100 ml
  • Atau bisa juga 3 kali sehari, masing-masing 3 pil dan ulangi selama 20 hari.

Temulawak

Cara pengobatan usus buntu selanjutnya yaitu dengan memanfaatkan temulawak. Berikut bahan-bahan yang harus anda sediakan seperti temulawak segar 30 gram, kunyit 25 gram dan 500 ml air. Cara pembuatannya adalah dengan mencuci dan bersihkan temulawak dan kunyit yang sudah diada. Kemudian rebus campuran temulawak dan kunyit tadi ke dalam 500 ml ai hingga tersisa menjadi setengahnya. Lalu saring air ramuan tersebut, dan minum dengan teratur.

Sambiloto

Daun sambiloto adalah daun yang selanjutnya digunakan sabagai pengobatan usus buntu selanjutnya. Adapun bahan-bahan yang diperlukan seperti daun sambiloto sekitar 30 gram, 40 ml air putih, dan 1 sendok makan madu. Cara pembuatannya, rebus sebanyak 30 gram daun sambiloto yang sudah dibersihkan ke dalam air 400 ml tersebut. Lalu rebus hingga tersisa setengahnya, kemudian saring air rebusan tadi lalu tambahkan 1 sendok makan madu murni. Jika sudah dingin, minumlah ramuan tersebut sebanyak 3 kali dalam sehari secara rutin.

Mengkudu dan Madu

Campuran buah menkudu dan madu ternyata juaga berkhasiat untuk menyembuhkan usus buntu. Caranya siapkan bahan-bahan seperti 1 sendok makan madu, dan 1 buah mengkudu yang sudah masak. Cara pembuatannya cukup mudah, pertama bersihkan mengkudu terlebih dahulu hingga bersih, kemudian haluskan mengkudu dengan cara diparut yang sudah dibersihkan dan peras airnya. Lalu ambil mengkudu dan campurkan dengan 1 sendok makan madu. Kemdian minumlah ramuan tersebut sebanyak dua kali sehari.

Semua ramuan pengobatan usus buntu tersebut diatas, sudah terbukti untuk mengobati usus buntu secara alami. selain itu anda juga tidak harus melakukan operasi, dan obat usus buntu tersebut juga lebih aman dan murah. Dibandingkan dengan dana yang harus keluar dengan melakukan operasi.

Posted in Usus Buntu | Tagged , , | Leave a comment

Penyakit Usus Buntu

Penyakit usus buntu dapat memberikan gejala komplit, tapi kadang-kadang yang muncul hanya satu gejala saja. Gejala komplit biasanya adalah rasa sakit pada perut kanan bawah. rasa sakit ini kadang-kadang dapat menjalar ke bawah hingga daerah kemaluan pada pria. bahkan penderita saat itu tidak dapat berjalan karena sakitnya, sehingga untuk mengatasi usus itu dari pecah, perlu operasi segera.

Penyakit Usus Buntu

Penyakit Usus Buntu

Penyakit Usus Buntu

Selain itu suhu badan akan meninggi atau penderita akan merasa mual sampai menusuk. Rasa sakit ini disebabkan rangsangan usus buntu yang meradang pada selaput lendir perut. Berat ringannya gejala di atas tergantung pada kepekaan penderita atas rangsangan tersebut.

Namun tidak jarang pula rangsangan yang terjadi pada usus buntu hanya satu atau dua kasus saja. Mungkin rangsangan itu hanya gejala mual yang dapat disertai oleh muntah dengan suhu tubuh sedikit menaik. Ketika terjadi peradangan usus buntu, waktu itulah timbul gejala sakit dan panas. Namun kelainan orang dengan benda-benda yang terdapat di susu buntu itu, masih dapat mengatasinya. Karena daya tahan tubuh waktu itu sangat baik. Penyakit usus buntu biasanya ditandai dengan rasa sakit pada perut bagian bawah. namun tidak selalu rasa sakit itu berlangsung terus-menerus. Jika dibiarkan akan menjadi radang usus buntu akut.

Adakalanya rasa sakit itu tidak jelas, sehingga penderita merasa seperti tidak ada apa-apa dengan usus buntunya. Namun saat lelah sedang berisitirahat mulai terasa sakit. Keadaan ini yang ditandai oleh suhu menahun. Perasaan tertusuk-tusuk pada penderita usus buntu mungkin sekali merupakan permulaan perdangan yang dibiarkan akan bisa berakibat kurang bagi ke seantero penderita. Meski biaya operasi cukup tinggi namun lebih murah dari sistem lainnya, apalagi bila penyakit usus buntuk ini hampir pecah dengan membuka rongga perut.

Penyakit usus buntu sendiri berperan sebagai organ imunologik serta dengan aktif bertindak didalam sekresi immunoglobulin (satu kekebalan tubuh) di mana memiliki/berisi kelenjar limfoid. Peradangan usus buntu ini mengakibatkan aliran cairan limfe serta darah tidak prima pada usus buntu akibat ada tekanan, selanjutnya usus buntu alami rusaknya serta berlangsung pembusukan (gangren) dikarenakan telah tidak memperoleh makanan lagi. Penyakit radang usus buntu dapat menyerang siapapun dimulai dari anak-anak sampai orang dewasa.

Gejala Usus Buntu

Biasanya, awal gejala yang muncul adalah rasa nyeri di sekitar pusat yang menyebar ke perut bawah sebelah kanan. Sakit usus buntu biasanya meningkat selama periode 12 sampai 18 jam dan akhirnya menjadi sangat parah. Penyakit usus buntu disebabkan oleh menipiskanya dinding usus buntu sebagai akibat dari pengaruh angin atau gas yang masuk ke dalam usus. Angin atau gas ini seharusnya keluar menjadi kentut, tetapi tidak keluar karena ditahan – tahan.

Dengan demikian, angin atau gas kembali ke dalam usus besar dengan kemungkinan sangat kecil untuk dapat keluar. Dengan demikian, usus buntu terjadi karena usus buntu kemasukan gas atau angin dari pembusukan dan bukan  oleh masuknya biji-bijian ke dalam usus buntu walaupun bentuk kotorannya seperti biji-bijian.

Gejala penyakit usus buntu yang biasanya terjadi adalah ditandai dengan penyakit diare. Rasa sakit yang parah biasanya akan berbarengan dengan adanya sakit diare. Selain itu juga kotoran yang keluar biasanya juga akan mengandung lendir. Jika hal ini terjadi dan Anda alami, maka sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Gejala usus buntu yang lainnya adalah perut kembung dan sering kentut. Perut kembung dan juga sering buang gas merupakan salah satu hal yang memang tidak dianggap berbahaya. Namun jika hal ini disertai dengan rasa sakit pada bagian perut bawah, maka segeralah lakukan pemeriksaan atau konsultasi ke dokter.

Pemeriksaan Usus Buntu

Pemeriksaan yang dilakukan pada penyakit usus buntu adalah pemeriksaan dengan melakukan anamnase yang ditambah dengan suatu pemeriksaan lab dan disertai dengan pemeriksaan penunjang yang lain. Gejala dari penyakit usus buntu ini adalah ditegakkan dengan anamnase, yang paling penting adalah 4 hal dibawah ini :

  1. Nyeri yang awalnya terasa pada bagian epigastrium atau nyeri secara viseral yang kemudian beberapa waktu menjalar menuju ke perut kanan paling bawah
  2. Muntah yang terjadi akibat rasa nyeri viseral tadi
  3. Panas atau demam akibat kuman yang menetap di dalam dinding usus
  4. Gejala lainnya adalah badan terasa lemah, nafsu makan yang menurun, penderita terlihat sakit, dan menghindari adanya suatu gerakan, akan terasa sakit pada bagian perut.

Pemeriksaan yang lain dilakukan adalah pemeriksaan lokalisasi. Jika sudah terjadi suatu perforasi, maka nyeri yang akan terjadi pada seluruh bagian perut, namun paling terasa biasanya akan terjadi pada bagian titik Mc. Burney. Jika memang sudah infiltrat, lokal dari infeksi yang juga terjadi jika seseorang bisa menahan rasa sakit, dan pada akhirnya akan merasakan seperti ada suatu tumor pada titik Mc. Burney.

Pembedahan yang dilakukan pada penyakit usus buntu dilakukan disaat diagnosis berhasil ditegakkan. Pemakaian dari antibiotik dan juga cairan IV biasanya akan diberikan sampai proses pembedahan selesai dilakukan. Pemberian obat usus buntu dalam bentuk analgesik akan diberikan setelah proses diagnosa berhasil ditegakkan.

Penyakit Usus Buntu

Posted in Usus Buntu | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Usus Buntu

Gejala Usus Buntu – Usus buntu disebabkan oleh menipisnya dinding usus buntu sebagai akibat dari pengaruh angin tau gas yang masuk ke dalam usus. Angin atau gas ini seharusnya keluar menjadi kentut, tetapi tidak keluar karena ditahan-tahan. Dengan demikian, angin atau gaas kembali masuk ke dalam usus besar dengan kemungkinan sangat kecil untuk dapat keluar. Hal ini akan mengakibatkan perut menjadi sakit.

Dengan demikian, usus buntu terjadi karena usus buntu kemasukan gas/angin hasil dari pembusukan dan bukan oleh masuknya biji-bijian ke dalam usus (usus buntu) sekalipun bentuk kotorannya seperti biji-bijian.

Gejala Usus Buntu

Gejala Usus Buntu

Gejala Usus Buntu

Gejala usus buntu ini diawali dengan rasa nyeri di daerah perut bagian atas atau di daerah pusar (ukbilicus), kemudian beralih dan menetap pada sisi kanan perut bagian bawah. daerah sisi kanan perut dikenal dengan Mc Barney’s Point. Daerah tersebut terasa lemah dan nyeri yang muncul sesaat-saat, sering diikuti dengan mual, muntah dan penyakit diare ringan.

Suhu badan penderita agak naik dan terjadi leucocytosis (banyak sel darah putih) serta mengalami kelemahan pada titik perut. Jika terjadi abses terasa adanya suatu gumpalan dan bila ada gangguan pada otot-otot perut, denyut nadi semakin cepat dan suhu badan naik. Dalam keadaan ini perlu segera ditangani secara serius. Bila penyakit ini menyerang anak-anak, sering disertai dengan diare.

Gejala Usus Buntu umum yang sering menyertai usus buntu adalah rasa nyeri atau kram di sekeliling pusar atau bagian atas perut, hilangnya nafsu makan, mual dan muntah yang akan berlanjut dengan nyeri yang hebat di bagian kanan bawah perut. Jika tidak segera diatasi, usus buntu yang terinfeksi bisa pecah, sehingga bakteri dapat masuk ke dalam rongga perut.

Hal in akan menimbulkan peritonitis yaiut peradangan pada peritonium (selaput yang membataasi rongga perut) dan menutu lambung dan usus halus. Salah satu pengobatan yang bisa dilakukan adalah tindakan operasi untuk membuang apendiks atau usus buntu yang terinfeksi (apendiktomi).

Gejala Usus Buntu yang umum terjadi adalah :

1. Tubuh jadi demam

Tubuh mengalami demam. Ciri atau gejala ini biasanya akan muncul setelah perut terasa nyeri. Jika sudah demam, itu artinya infeksi dari usus buntu sudah semakin parah. Ada baiknya memeriksakan diri ke dokter secepatnya.

2. Nyeri perut

Usus buntu adalah berupa perut yang terasa nyeri di ulu hati. Biasanya orang sering salah kira karena menganggap hal ini adalah sakit maag. Ini disebabkan karena saraf dari usus buntu sama dengan saraf dari bagian lambung/maag. Namun, lama kelamaan rasa sakit ini akan berpindah ke sisi kanan bawah perut sesuai dengan letak usus buntu.

Gejala usus buntu lain adalah sebagai berikut :

  • Perut bagian bawah terasa sakti sewaktu ditekan
  • Sakitnya semakin terasa dari hari ke hari
  • Sakitnya tidak tertahankan dan menjalar sampai telapak kaki kanan
  • Konstipasi atau diare
    Konstipasi atau diare juga sering terjadi pada penderita usus buntu. Beberapa diantaranya ada yang mengalami konstipasi dengan pengeluaran feses yang disertai dengan lendir.
  • Perut kembung

Beberapa penyakit seputar sistem pencernaan. Terkadang disertai oleh perut kembung. Perut yang terasa kembung sering menyebabkan seseorang sulit untuk membuang gas akibat gas atau udara tertekan di dalam perut secara berlebihan.

Pencegahan dan Pengobatan Usus Buntu

Pencegahan usus buntu adalah seperti berikut :

  • Carilah kesempatan dan tempat yang tepat untuk kentut
  • Jangan minum-minuman yang mengandung gas, alkohol dan soda
  • Hindari makan-makanan yang beraroma tajam seperti durian, nangka, mangga, kacang dan kuweni (kebembem)
  • Minum air putih
  • Seandainya terpaksa makan buah-buahan tersebut, usahakan gasnya menguap lewat mulut

Cara pengobatan usus buntu adalah sebagai berikut :

  • Tidur dengan posisi kaki lebih tinggi daripada badan
  • Pijat kaki (seperti penyakit lain)
  • Minum air putih hangat
  • Olelskan minyak goreng bersih pada kaki
  • Lakukan senam perut yang sangat membantu

Biasanya pada penderita penyakit usus buntu dengan gejala nyeri perut sebelah kanan bawah pada pria biasanya memiliki diagnosis banding penyakit usus buntu. Kolik dari saluran kemih, dan kelainan yang terjadi pada saluran pencernaan, misalnya adalah seperti divertikulitis, ileokolitis, typoid, dan juga keganasan yang terjadi. Demam yang muncul biasanya diawali dengan rasa nyeri sehingga kemungkinan terjadi thypoid akan lebih mudah disingkirkan. Gejala buang air kecil dan juga buang air besar dan adanya suatu kelainan maka kolik pada saluran kemih, divertikulitis, ileokolitis, atau juga suatu keganasan yang lebih bisa disingkirkan. Pada pemeriksaan fisik yang dilakukan maka akan didapatkan suatu defans muskular yang akan terjadi pada region abdomen kanan bawah. Dengan ditandai suatu psoas atau rovsing yang lebih positif, maka kemungkinan dari letak apendiks yang berada pada daerah retrosekal. Nilai dari modified alvarado scoring system merpakan 9 dari 10 sehingga pasien yang didiagnosis menderita penyakit usus buntu biasanya akan dilakukan apendektomi. Diagnosis kerja yang dilakukan pada pasien merupakan apendisitis kronis eksaserbasi secara akut melihat dari adanya suatu riwayat pada nyeri perut kanan bagian bawah yang terjadi sejak 2 tahun yang lalu.

Pada saat operasi ini dilakukan maka akan ditemukan suatu apendiks yang memang letaknya retsrosekal retroperitoneal yang sesuai dengan tanda yang bisa didapatkan dari pemeriksaan fisik.

Gejala Usus Buntu

Posted in Usus Buntu | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment